Arti Lebaran Ketupat, Ini Makna dan Filosofinya

Iwan Ceper - Inspirasi
Arti Lebaran Ketupat
Arti Lebaran Ketupat. (Sumber Foto: Tribunnews.com)

Cakaplagi.com – Simak berikut arti lebaran ketupat lengkap dengan makna dan filosofinya melalui artikel ini. Yuk, simak selengkapnya berikut ini.

Lebaran Ketupat merupakan tradisi yang erat kaitannya dengan perayaan Idul Fitri di Indonesia. Ketupat, hidangan berbahan dasar beras yang dibungkus dengan anyaman daun kelapa muda (janur), selalu hadir di meja makan saat Lebaran.

Lebih dari sekadar hidangan lezat, ketupat memiliki makna dan filosofi yang mendalam. Berikut adalah beberapa makna dan filosofi serta arti Lebaran Ketupat:

1. Simbol Kesatuan dan Persatuan

Bentuk ketupat yang segi empat melambangkan kesatuan dan persatuan umat Islam. Anyaman janur yang saling mengikat erat melambangkan jalinan persaudaraan yang kuat antar sesama muslim.

2. Pengakuan Kesalahan dan Saling Memaafkan

Ketupat dalam bahasa Jawa berasal dari kata “ngaku lepat” yang berarti mengakui kesalahan. Hal ini melambangkan tradisi saling meminta maaf dan memaafkan antar sesama muslim di Hari Raya Idul Fitri.

3. Kesempurnaan Iman dan Islam

Bentuk ketupat yang sempurna melambangkan kesempurnaan iman dan Islam yang telah diraih umat muslim setelah sebulan penuh berpuasa dan beribadah di bulan Ramadan.

4. Rasa Syukur dan Kegembiraan

Ketupat juga menjadi simbol rasa syukur dan kegembiraan atas kemenangan dalam melawan hawa nafsu dan meraih kemenangan di Hari Raya Idul Fitri.

5. Filosofi “Laku Papat”

Dalam tradisi Jawa, ketupat dikaitkan dengan filosofi “laku papat”, yaitu empat tindakan dalam perayaan Lebaran. Empat tindakan tersebut adalah:

  • Lebaran: Bermakna usai, sebagai tanda berakhirnya waktu puasa.
  • Luberan: Bermakna luber dari pahala, keberkahan, dan rahmat Allah SWT.
  • Lebur: Bermakna lebur dari dosa.
  • Laburan: Bermakna bersih.

Tradisi Lebaran Ketupat

Tradisi Lebaran Ketupat di Indonesia memiliki berbagai macam variasi di setiap daerah. Di beberapa daerah, ketupat dibagikan kepada tetangga dan sanak saudara sebagai simbol silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan. Di daerah lain, ketupat digunakan dalam ritual adat dan tradisi.

Lebaran Ketupat merupakan tradisi yang kaya akan makna dan filosofi. Tradisi ini menjadi pengingat bagi umat muslim untuk selalu menjaga kesatuan, persatuan, dan saling memaafkan.

Follow Berita CakapLagi di Google News + Facebook