Diskop UMKM Dumai Sosialisasi Label Halal

Iwan Ceper - Bisnis
Diskop UMKM Dumai Sosialisasi Label Halal

Cakaplagi.comDiskop UMKM Dumai menggelar sosialiasi pentingnya label halal kepada para pelaku usaha. Kegiatan ini berlangsung, Jumat (4/8/2023).

Acara dihadiri Walikota Dumai Paisal dan Kepala Dinas Koperasi UMKM Sapranef Samsir. Adapun narasumber Kasi Bimas Islam Kantor Kemenag Dumai Ade A Yani, BPJS Ketenagakerjaan, Perbankan Bank Riau Syariah (BRK) dan Kepala Seksi Pelayanan Pajak Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Dumai Idrus.

Kadiskop UMKM Dumai, Sapranef Samsir ucapkan terimakasih kepada Walikota Paisal, narasumber dan para pelaku UMKM yang hadir.

“Semoga dengan sosialisasi pentingnya label halal yang kami adakan, bisa berguna bagi para pelaku UMKM,” cakap Sapranef Samsir.

Di lain sisi, Walikota Paisal sampaikan terimakasih kepada para peserta yang hadir, karena miliki kesadaran pentingnya melabeli produk usaha dengan sertifikat halal.

“Dengan mengikuti sosialisasi, kita berharap semua pelaku usaha bisa menerapkan di setiap unit usahanya,” pungkas Paisal.

Selain sosialisasi halal, turut disosialisasikan pentingnya pelaku usaha membayar pajak kepada negara oleh KPP Pratama, BPJS Ketenagakerjaan, Perbankan BRK dan Aplikasi Digiloka oleh Dinas KUKMP.

Bentuk Label Halal Indonesia terdiri atas dua objek, yaitu bentuk Gunungan dan motif Surjan atau Lurik. Adapun bentuk gunungan berupa kaligrafi huruf arab yang terdiri atas huruf Ḥa, Lam Alif, dan Lam. Huruf tersebut menjadi satu rangkaian sehingga membentuk kata halal.

Bentuk tersebut menggambarkan bahwa semakin tinggi ilmu dan semakin tua usia, maka manusia harus semakin mengerucut manunggaling Jiwa, Rasa, Cipta, Karsa, dan Karya dalam kehidupan. Tak lupa semakin dekat dengan Sang Pencipta.

Sedangkan motif Surjan yang juga disebut pakaian takwa mengandung makna-makna filosofi yang cukup dalam. Di antaranya bagian leher baju surjan memiliki kancing 3 pasang (6 biji kancing) yang kesemuanya itu menggambarkan rukun iman. Selain itu motif surjan/lurik yang sejajar satu sama lain juga mengandung makna sebagai pembeda/pemberi batas yang jelas.

Warna ungu bermakna keimanan, kesatuan lahir batin, dan daya imajinasi. Sedangkan warna Hijau Toska, yang mewakili makna kebijaksanaan, stabilitas, dan ketenangan.

Follow Berita CakapLagi di Google News + Facebook