Inilah Alasan Dani Pedrosa Balapan Lagi

Iwan Ceper - Otomotif
Dani Pedrosa Tak Salip Pecco Bagnaia

Cakaplagi.com – Inilah alasan Dani Pedrosa balapan lagi dan membuktikan bahwa dirinya masih cukup kompetitif di lintasan balap meski usianya tak lagi muda.

Alasan Dani Pedrosa balapan lagi karena menjadi pembalap wildcard KTM. Dani Pedrosa kembali berlomba untuk kedua kalinya pada musim 2023 ini.

Setelah kembali ke MotoGP Spanyol 2023, akhir April lalu. Wildcard kedua Dani Pedrosa di MotoGP San Marino yang berlangsung pada 8-10 September di Sirkuit Misano, Italia.

Ketika MotoGP Spanyol, The Little Samurai bahkan menyelesaikan Sprint Race posisi ke-6, lalu memulai balapan utama dari tempat ke-6 di grid, dan finis di posisi ketujuh.

Memang, semasa aktif berlomba, Dani Pedrosa berulang kali menang. Namun, untuk ukuran pebalap uji coba, finis 10 besar jelas menjadi pencapaian sendiri.

Akhir pekan kemarin, Pedrosa tampil cukup apik di MotoGP San Marino. Sebagai pembalap wildcard KTM, Dani Pedrosa berhasil finis urutan keempat baik di sprint race maupun main race.

“Faktanya, lebih sulit bagi saya untuk menyetujui tugas ini. Namun segalanya telah berkembang sedemikian rupa sehingga kami memutuskan untuk melihat ini sebagai peluang bagus bagi kami,” ujar Pedrosa.

Seperti diketahui, terjadi perubahan aturan mengenai jatah penggunaan ban saat pengujian. Di mana jatah setiap pabrikan kini dibatasi menjadi 200 ban dari semula 240 ban.

Karena perubahan inilah, aspek-aspek seperti set-up motor, strategi ban, hingga taktik balapan harus benar-benar diperhitungkan. Ini yang sangat memengaruhi Pedrosa, selaku pebalap penguji.

“Semua orang tahu bahwa ban depan adalah masalah terbesar dan Anda hanya bisa mengujinya pada balapan akhir pekan,” ucap Pedrosa.

“Karena masalah hanya terjadi ketika Anda mengemudi tepat di belakang lawan, dan dalam tes kami sendirian, kami memiliki maksimal tiga sepeda motor di lintasan dan kami tidak berkendara tepat di belakang satu sama lain,” kata dia.

Dani Pedrosa Teringat Valentino Rossi

Tampil sebagai wildcard di MotoGP San Marino 2023 akhir pekan ini, membuat Dani Pedrosa tersadar akan kehebatan Valentino Rossi.

Dani Pedrosa mengaku dulu pernah meremehkan Valentino Rossi dan pembalap senior lainnya, yang tetap bertahan di MotoGP dengan usia yang tidak muda lagi.

Bagi Dani Pedrosa saat itu, balapan melawan pembalap muda tidak ada bedanya dengan pembalap senior.

Kini setelah mengalaminya sendiri, sang legenda MotoGP tersebut paham betul betapa beratnya usaha Valentino Rossi.

“Enam, tujuh atau delapan tahun lalu saat aku masih lebih muda, aku tak menghargai fakta bahwa mereka bisa menang saat usia segitu,” kata test rider KTM kepada Motosan.es.

“Sekarang aku sudah mengalaminya sendiri,” jelas pembalap yang dijuluki The Little Samurai tersebut.

Meskipun jauh lebih berat, mantan pembalap tim Repsol Honda ini juga merasakan sensasi berbeda balapan melawan pembalap yang jauh lebih muda.

“Aku balapan lagi dan berada di depan pembalap berusia 20-an, aku benar-benar menghargai hal ini,” ungkap rider bernomor 26 itu.

“Sekarang bisa kukatakan bahwa balapan di usia segitu dengan level tinggi seperti itu, jauh lebih sulit dibandingkan saat kami muda, tidak diragukan lagi,” jelas pria 38 tahun tersebut.

Sepanjang akhir pekan di Sirkuit Misano, Dani Pedrosa berhasil menampilkan performa impresif sebagai pembalap wildcard.

Pedrosa tampil konsisten sejak sesi latihan, hingga akhirnya finis keempat saat menjalani balapan sprint sepanjang 13 lap.

Hasil yang didapatkan Pedrosa bahkan bisa mengungguli dua pembalap utama KTM, Brad Binder dan Jack Miller.

Follow Berita CakapLagi di Google News + Facebook