Panji Petualang, Pawang Ular yang Terkena Diabetes

Iwan Ceper - Kesehatan
Panji Petualang

Cakaplagi.com – Siapa yang tak kenal dengan sosok Panji Petualang? Pawang ular satu ini rupanya saat ini kondisinya telah terkena penyakit diabetes.

Panji Petualang merupakan seorang aktor, pembawa acara, pawang hewan, dan konten kreator di YouTube dengan nama kanal Panji Petualang TV. Ia lahir di Jakarta pada 27 Juli 1989.

Panji mulai dikenal publik setelah menjadi pembawa acara program televisi “Petualangan Alam Liar” di Trans TV pada tahun 2011.

Dalam program tersebut, Panji bersama timnya melakukan berbagai ekspedisi ke hutan dan daerah terpencil di Indonesia untuk meliput satwa liar.

Panji juga dikenal sebagai pawang ular yang handal. Ia pernah beberapa kali digigit ular, namun selalu bisa selamat. Panji juga aktif dalam kegiatan konservasi satwa liar.

Ia memiliki program “Rescue & Rewilding” yang bertujuan untuk menyelamatkan satwa liar yang terluka atau ditelantarkan dan mengembalikannya ke habitat aslinya.

Panji juga memiliki kanal YouTube dengan nama Panji Petualang TV. Kanal tersebut telah memiliki lebih dari 10 juta subscribers.

Di kanal YouTube-nya, Panji membagikan berbagai video tentang petualangan, penyelamatan satwa liar, dan konservasi.

Panji Petualang adalah sosok yang inspiratif. Ia menunjukkan bahwa orang Indonesia bisa berprestasi di bidang petualangan dan konservasi satwa liar.

Panji juga menjadi teladan bagi anak-anak muda Indonesia untuk mencintai dan menjaga alam. Namun, kondisi Panji Petualang usai terkena diabetes tubuhnya semakin kurus.

Kondisi Terkini Panji Petualang Si Pawang Ular

Dilansir dari kanal YouTube milik Dedi Mulyadi, mantan Bupati Purwakarta itu bertanya-tanya mengenai kondisi Panji Petualang yang terlihat kurus.

“Sakit apa?,” tanya Dedi Mulyadi ketika baru sampai di kediaman Panji. “Gula,” jawab Panji Petualang. Ternyata, Panji sudah mengalami kondisi tersebut selama lima bulan.

Selain itu, Panji mengaku kondisinya tubuhnya juga menurun karena dipengaruhi oleh pikiran. “Pikiran sih,” kata Panji sambil terkekeh.

Alasan Dedi Mulyadi bisa begitu syok melihat kondisi Panji yaitu karena belum lama ini ia mengunjungi sang pawang ular.

Tetapi saat itu kondisinya masih terlihat sehat dan bugar. “Baru juga beberapa bulan lalu ke sini, masih gagah,” kata Dedi Mulyadi.

Ketika ditanya sejak kapan kondisinya seperti itu, Panji kebingungan menjawabnya. “Sulit menjelaskannya, saya juga pusing,” ungkap Panji .

Lebih lanjut, Panji  mengungkap ternyata baru-baru ini ia digigit oleh ular King Cobra salah satu peliharaannya.

“Iya (digigit ular) kemarin, tetapi sudah sembuh lagi,” kata Panji. Tetapi Dedi Mulyadi tidak percaya kondisinya membaik setelah digigit ular.

Dedi menduga kondisi Panji semakin menurun sejak kejadian tersebut. “Bukan urusan sembuhnya, daya tahan tubuhnya turun,” kata Dedi Mulyadi.

“Betul gigitan ularnya sembuh lagi, tetapi daya tahan tubuhnya yang menurun sehingga kekebalan terhadap penyakitnya menjadi menurun,” sambungnya.

Adapun King Cobra yang menggigit Panji  itu bukanlah Garaga, salah satu peliharaan lamanya. Mengenai King Cobra lain yang ia dapatkan dari Trenggalek.

Peristiwa itu terjadi ketika Panji  hendak memandikan ularnya. “Sedang dimandiin, sama saya mau ditangkap, eh (ularnya) menggantung di jari kelingking,” papar Panji.

Follow Berita CakapLagi di Google News + Facebook