Syarat Menikahi Wanita Baduy yang Wajib Diketahui

Iwan Ceper - Hiburan
Syarat Menikahi Wanita Baduy

Cakaplagi.com – Belakangan ini banyak sekali yang mencari tahu tentang syarat menikahi wanita suku Baduy. Berikut informasi syarat menikahi wanita Baduy.

Suku Baduy merupakan salah satu suku adat yang masih bertahan di Indonesia. Suku ini memiliki adat istiadat yang kuat, termasuk dalam hal pernikahan.

Bagi pria yang ingin menikahi wanita Baduy, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Inilah beberapa syarat menikahi suku Baduy yang wajib diketahui.

Syarat untuk pria luar suku Baduy

Pria luar suku Baduy yang ingin menikahi wanita Baduy harus memenuhi beberapa syarat berikut:

Memiliki agama yang sama

Wanita Baduy hanya boleh menikah dengan pria yang memiliki agama yang sama, yaitu Sunda Wiwitan. Jika pria tersebut beragama Islam, maka ia harus memeluk agama Sunda Wiwitan terlebih dahulu.

Memiliki keyakinan yang sama

Selain agama, pria luar suku Baduy juga harus memiliki keyakinan yang sama dengan wanita Baduy. Keyakinan ini menyangkut kepercayaan terhadap leluhur, adat istiadat, dan kepercayaan terhadap kekuatan alam.

Memiliki pengetahuan tentang adat Baduy

Pria luar suku Baduy harus memiliki pengetahuan yang cukup tentang adat Baduy. Hal ini penting agar ia dapat menyesuaikan diri dengan adat istiadat yang berlaku di suku tersebut.

Memiliki kesediaan untuk tinggal di Baduy

Setelah menikah, pria luar suku Baduy harus tinggal di Baduy. Hal ini dikarenakan wanita Baduy tidak diperbolehkan tinggal di luar Baduy.

Syarat untuk wanita Baduy

Wanita Baduy yang ingin menikah dengan pria luar suku Baduy juga harus memenuhi beberapa syarat berikut:

Memiliki izin dari orang tua

Wanita Baduy tidak boleh menikah tanpa izin dari orang tuanya. Izin ini biasanya diberikan jika pria tersebut memiliki kriteria yang sesuai dengan adat Baduy.

Memiliki kesediaan untuk keluar dari Baduy

Setelah menikah, wanita Baduy harus keluar dari Baduy. Hal ini dikarenakan pria luar suku Baduy tidak diperbolehkan tinggal di Baduy.

Proses pernikahan

Proses pernikahan antara pria luar suku Baduy dan wanita Baduy biasanya dimulai dengan proses lamaran. Lamaran ini dilakukan oleh keluarga pria kepada keluarga wanita. Setelah lamaran diterima, maka akan dilakukan proses pernikahan.

Proses pernikahan suku Baduy biasanya berlangsung sederhana dan hanya dihadiri oleh keluarga dan kerabat dekat. Prosesi pernikahan ini biasanya dilakukan di rumah keluarga wanita.

Suku Baduy memiliki adat istiadat yang kuat, termasuk dalam hal pernikahan. Bagi pria yang ingin menikahi wanita Baduy, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syarat-syarat tersebut bertujuan untuk menjaga kemurnian adat istiadat suku Baduy.

Dimana Letak Suku Baduy?

Suku Baduy, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Urang Kanekes, adalah sebuah suku yang unik dan menarik di Indonesia. Suku ini memiliki adat dan budaya yang masih sangat kental, dan telah hidup di wilayah Banten selama ratusan tahun.

Suku Baduy terbagi menjadi dua kelompok, yaitu Baduy Dalam dan Baduy Luar. Baduy Dalam adalah kelompok yang paling ketat dalam memegang adat, sedangkan Baduy Luar sedikit lebih terbuka terhadap modernisasi.

Baduy Dalam

Baduy Dalam adalah kelompok yang paling eksklusif dari Suku Baduy. Mereka tinggal di tiga desa, yaitu Cibeo, Cikertawana, dan Cikeusik, yang terletak di kaki Gunung Halimun Salak, Kabupaten Lebak, Banten.

Baduy Dalam sangat menjaga kemurnian adat dan budayanya. Mereka tidak menggunakan listrik, televisi, atau alat elektronik lainnya. Mereka juga mengenakan pakaian tradisional berwarna hitam, dan tidak menggunakan alas kaki.

Baduy Dalam sangat tertutup terhadap dunia luar. Mereka tidak mengizinkan orang luar masuk ke desa mereka, kecuali untuk keperluan tertentu, seperti urusan pemerintahan atau keagamaan.

Baduy Luar

Baduy Luar adalah kelompok yang lebih terbuka daripada Baduy Dalam. Mereka tinggal di sekitar desa-desa Baduy Dalam, dan memiliki kontak yang lebih sering dengan dunia luar.

Baduy Luar masih memegang adat dan budaya Baduy, tetapi mereka juga telah menerima pengaruh dari modernisasi. Mereka menggunakan listrik, televisi, dan alat elektronik lainnya. Mereka juga mengenakan pakaian tradisional berwarna putih, dan menggunakan alas kaki.

Baduy Luar lebih terbuka terhadap wisatawan. Mereka mengizinkan orang luar untuk berkunjung ke desa mereka, tetapi ada beberapa aturan yang harus dipatuhi, seperti tidak boleh mengambil foto, tidak boleh menggunakan sabun mandi, dan tidak boleh memakai alas kaki.

Cara Menuju Suku Baduy

Untuk menuju Suku Baduy, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum. Jika menggunakan kendaraan pribadi, pengunjung bisa berkendara dari Jakarta menuju Pelabuhan Ratu. Dari Pelabuhan Ratu, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan menuju Rangkasbitung, lalu ke Ciboleger. Dari Ciboleger, pengunjung bisa menggunakan ojek atau mobil carteran untuk menuju Desa Kanekes, tempat tinggal Suku Baduy.

Jika menggunakan transportasi umum, pengunjung bisa naik bus dari Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, menuju Terminal Lebak. Dari Terminal Lebak, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan dengan ojek atau mobil carteran menuju Desa Kanekes.

Suku Baduy adalah salah satu destinasi wisata yang menarik di Indonesia. Pengunjung bisa belajar tentang adat dan budaya suku yang unik ini, sekaligus menikmati keindahan alam di sekitar wilayahnya.

Follow Berita CakapLagi di Google News + Facebook