Wisata Alam Kawah Ijen Jadi Lokasi Turis Wanita Asal China Tewas

Rahmad - News
Wisata Alam Kawah Ijen Jadi Lokasi Turis Wanita Asal China Tewas

Cakaplagi.com – Wisata Alam Kawah Ijen di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, memakan korban jiwa. Seorang wanita asal China tewas usai terjatuh di kawah.

Seorang wanita warga negara asing (WNA) asal China meninggal usai terjatuh ke jurang saat berswafoto di Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Jatim), Sabtu (20/4/2024).

Korban meninggal setelah terjatuh usai berfoto di bibir kawah dengan kedalaman 75 meter tersebut.

Dwi Sugiharto, Kasi V Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim mengatakan, kejadian tersebut murni kecelakaan karena sebelumnya petugas selalu mengingatkan wisatawan berhati-hati saat mendaki Gunung Ijen.

Adapun jenazah korban saat ini sudah dievakuasi dengan perjuangan ekstra, mengingat korban jatuh tepat di kawah.

“Petugas Kawah Ijen membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk mengevakuasi korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Dwi, Sabtu.

Proses evakuasi dilakukan menggunakan tandu yang diangkat dari kawah dengan cara ditarik oleh beberapa orang petugas.

Sementara AKP Junaedi Kapolsek Licin mengatakan, jenazah korban dibawa ke RSUD Blambangan untuk penanganan lebih lanjut. Sang suami dan pemandu wisata turut mendampingi saat jenazah diantar ke rumah sakit.

“Kondisi korban mengalami luka-luka bekas benturan dan tulang kakinya patah,” kata Junaedi.

Petugas rumah sakit dan kepolisian sempat kesulitan berkomunikasi dengan suami korban, sebab, sang suami hanya fasih berbahasa Mandarin. Rencananya jenazah korban akan dibawa ke Bali, sebelum diterbangkan ke negaranya.

Wisata Alam Kawah Ijen

Kawah Ijen menjadi salah satu destinasi wisata alam yang paling diminati di Banyuwangi. Daya tarik utama di Kawah Ijen, yaitu adanya pesona blue fire atau api biru. Lokasinya berada di Jalan Kawah Ijen, Tamansari, Licin, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.

Ketika weekend maupun weekday, jumlah pengunjung di wisata Kawah Ijen ini sangat tinggi. Pengunjung yang datang di tempat ini ada dari wisatawan lokal dan mancanegara. Tak heran, kecantikan tempat ini dikenal di seluruh dunia.

Selain api biru, pesona di wisata ini juga memiliki view danau berwarna hijau tosca yang terlihat cantik saat pagi hari. Ditambah indahnya tambang belerang yang berwarna kuning, membuat wisatawan betah di lokasi ini.

Dengan pemandangan yang cantik, tentu juga akan menarik minat pendaki untuk datang di Kawah Ijen. Pendaki yang ingin berkunjung tidak perlu kesusahan karena menuju Kawah Ijen membutuhkan jarak 3 kilometer.

Wisata alam Gunung Kawah Ijen cocok untuk aktivitas tracking. Wisatawan akan melakukan perjalanan tracking dengan berjalan kaki. Jarak untuk sampai hingga ke puncak gunung kawah Ijen kira-kira sejauh 3 kilometer.

Perlu diketahui, perjalanan menuju puncak Gunung Kawah Ijen ditempuh hanya ketika malam hari. Hal ini dikarenakan, blue fire akan ada sebelum pukul 05.00 WIB.

Bukan sekadar menikmati blue fire, pengunjung juga menikmati indahnya sunrise saat berada di puncak Gunung Kawah Ijen. Selain itu, mereka akan disuguhkan pemandangan Danau Ijen berwarna hijau tosca yang airnya mengandung asam tinggi.

Pengunjung yang berminat bermalam di sekitar wisata Kawah Ijen, tak perlu khawatir sebab di sana banyak tersedia homestay. Tentunya, homestay ini sangat cocok bagi pengunjung sebelum melakukan pendakian.

Dengan rata-rata harga homestay Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu, pengunjung bisa bermalam dengan tenang di sana. Selain itu, setiap pemilik homestay telah diberi wawasan dan modal untuk menyediakan penginapan yang layak dan nyaman ditinggali.

Desa Tamansari juga menyediakan transportasi untuk mengantar wisatawan yang datang ke Kawah Ijen. Transportasi yang digunakan yaitu trooper dan mobil sejenisnya. Transportasi ini aman untuk menuju ke Kawah Ijen yang medannya cukup sulit bila dilewati mobil biasa.

Fasilitas yang ada di gunung kawah ijen cukup lengkap. Tersedia fasilitas, kamar mandi umum, musala, kesenian dan budaya.

Selain itu, bagi wisatawan yang ingin bersantai menikmati makanan dan minum, di tempat wisata ini ada tempat makan dan Wi-Fi area.

Tak sekadar itu, pengunjung yang ingin mengabadikan momen liburan, di sini juga disediakan fasilitas selfie area.

Follow Berita CakapLagi di Google News + Facebook