Wisma Amira Dumai Bantah Sediakan Layanan Prostitusi

Iwan Ceper - Bisnis
wisma amira dumai

Cakaplagi.com – Wisma Amira Dumai bantah sediakan layanan prostitusi anak di bawah umur sebagaimana yang viral di media sosial facebook tersebut.

Mengenai viralnya sebuah penginapan dalam media sosial yang diunggah oleh akun Facebook @anak bungsu, dalam video tersebut terlihat seseorang dengan suara mirip pria masuk ke dalam sebuah penginapan.

Video berdurasi 5 menit 20 detik tersebut menunjukkan perjalanan dari halaman penginapan hingga ke sebuah kamar.

Setibanya di kamar, tampak seorang wanita yang diduga masih muda, mengenakan hijab coklat dan celana jeans warna gelap, duduk di atas kasur.

Pada Rabu 23 Agustus 2023, postingan akun tersebut telah ditonton lebih dari 1 juta kali dan mendapat komentar negatif dari pengguna media sosial.

Kejadian ini membuat manajemen penginapan Wisma Amira merasa terganggu. Mereka menegaskan bahwa mereka tidak pernah menyediakan atau mempromosikan hal semacam ini kepada para pelanggan mereka.

Manajemen Wisma Amira Dumai, Ratih, mengungkapkan pendapatnya pada Jumat (25/08). Ia menyatakan bahwa insiden ini merusak reputasi Wisma Amira Dumai.

Manajemen selama ini selalu mematuhi peraturan yang diberlakukan oleh Pemerintah Kota Dumai. Ratih yakin bahwa video tersebut adalah upaya fitnah yang sengaja dibuat untuk merusak nama baik Wisma Amira.

Ratih menegaskan bahwa Wisma Amira tidak pernah menyediakan fasilitas yang berkaitan dengan praktik prostitusi, khususnya yang melibatkan anak di bawah umur.

Ia menambahkan bahwa prosedur pendaftaran tamu di Wisma Amira selalu mengharuskan setiap tamu untuk menyerahkan identitas KTP.

Manajemen juga mengikuti peraturan yang berlaku di Kota Dumai, di mana tidak ada anak di bawah umur yang diizinkan menginap tanpa izin tertulis dari orang tua atau wali yang sah.

Ratih menambahkan bahwa manajemen Wisma Amira selalu mematuhi peraturan yang diberlakukan oleh Pemerintah Kota Dumai.

Terkait video yang viral di media sosial, ia percaya bahwa itu merupakan rekayasa yang sengaja dilakukan untuk merusak nama baik Wisma Amira.

Dalam hal ini, manajemen Wisma Amira juga ingin meminta maaf kepada masyarakat Kota Dumai secara umum atas penyebaran video viral di Facebook tersebut.

Mereka yakin bahwa video tersebut direkayasa oleh pihak yang ingin merusak nama baik Wisma Amira. Oleh karena itu, mereka berjanji akan mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas penyebaran video tersebut di media sosial dan akan mengambil langkah-langkah hukum yang sesuai.

Ratih menutup pernyataannya dengan mengungkapkan permintaan maaf kepada masyarakat Kota Dumai atas penyebaran video viral yang mencatut nama Wisma Amira.

Ia menegaskan bahwa manajemen akan terus bekerja untuk menemukan pelaku penyebar video dan menghadapinya sesuai dengan hukum yang berlaku.

Follow Berita CakapLagi di Google News + Facebook